Tim LTT BRMP Veteriner Perkuat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam di Kabupaten Bantaeng
Bantaeng, (10/09/2026) — Tim Luas Tambah Tanam (LTT) BRMP Veteriner melaksanakan rapat koordinasi percepatan LTT di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (10/9). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Ketua Tim Kerja Penyuluh, serta seluruh penyuluh pertanian Kabupaten Bantaeng. Rapat koordinasi LTT dilaksanakan untuk mengevaluasi capaian LTT sekaligus membahas target pelaksanaan pada September 2026, perkembangan luas panen, serta berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Kabupaten Bantaeng menargetkan Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 158 hektare pada September 2026, sesuai dengan sisa Luas Baku Sawah (LBS) pada Musim Tanam (MT) III. Target tersebut dibagi ke seluruh kecamatan berdasarkan kondisi dan potensi lahan masing-masing wilayah. Percepatan LTT juga didukung melalui koordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng terkait penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk segera didistribusikan kepada Brigade Pangan, sehingga dapat dioptimalkan dalam mendukung percepatan tanam dan peningkatan produktivitas pertanian.
Selain membahas target tanam, Tim LTT BRMP Veteriner juga melakukan rekapitulasi data panen serta menyusun prediksi panen hingga November 2026. Data tersebut selanjutnya akan dikonsolidasikan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantaeng untuk memperoleh data yang lebih akurat sebagai bahan pengawalan dan evaluasi program.
Dalam menentukan luas panen, BPS melaksanakan pengamatan melalui metode Kerangka Sampel Area (KSA) sebanyak lima kali dalam satu tahun, mulai dari fase vegetatif awal hingga vegetatif akhir, serta fase generatif 1 sampai dengan generatif 3. Ditemukan adanya perbedaan yang cukup signifikan pada prediksi panen yang dipengaruhi oleh kondisi iklim, khususnya fenomena El Niño yang berdampak terhadap pertumbuhan tanaman.
Dalam rapat juga dibahas rencana tanam PM AAS, perbaikan jaringan irigasi, serta kebutuhan sarana produksi (saprodi). Koordinasi kemudian dilanjutkan dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng terkait pelaksanaan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah. Alsintan tersebut diharapkan dapat segera didistribusikan kepada Brigade Pangan sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan kegiatan tanam dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Bantaeng.