Inovasi Kandang KUB di Lahan Tambak, Langkah BRMP Veteriner Dukung Hilirisasi Ayam Terintegrasi
Bogor (25/03/2026) – Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Veteriner (BRMP Veteriner) terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis nasional di sektor peternakan dan kesehatan hewan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi berbasis ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Provinsi Sulawesi Selatan.
Menteri Pertanian menegaskan bahwa program hilirisasi ayam terintegrasi merupakan bagian penting dari strategi nasional yang sejalan dengan arahan Presiden, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan peternak (24/03). Program ini diarahkan untuk memperkuat akses terhadap bibit ayam unggul (DOC) yang terjangkau, meningkatkan daya saing usaha, serta menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat.
Arahan tersebut segera ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan di lokasi rencana pembangunan kandang ayam KUB di Sulawesi Selatan (25/03). Kegiatan ini melibatkan Kepala BRMP Veteriner, Siswani, bersama Kepala BRMP Sulawesi Selatan, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta tim dari BBVet Maros. Peninjauan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus merumuskan desain kandang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat.
Dalam proses perancangan, muncul gagasan inovatif berupa pembangunan kandang ayam KUB di atas lahan tambak. Konsep ini mengedepankan integrasi antara sektor peternakan dan perikanan dalam satu sistem yang saling terhubung. Limbah ternak berupa kotoran ayam dimanfaatkan sebagai pupuk alami yang sekaligus menjadi sumber nutrisi bagi ikan yang dibudidayakan di bawahnya, sehingga menciptakan siklus produksi yang efisien dan berkelanjutan.
Pendekatan ini dinilai mampu memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, produktivitas usaha dapat meningkat melalui optimalisasi lahan dan sumber daya. Di sisi lain, biaya operasional, terutama untuk pakan ikan, dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, pengelolaan limbah ternak menjadi lebih terarah dan ramah lingkungan.
Melalui inovasi dan sinergi lintas unit kerja ini, BRMP Veteriner tidak hanya mendukung implementasi program nasional, tetapi juga mendorong transformasi sektor peternakan menuju sistem usaha yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.