Monev CG ICARE di Gowa Tunjukkan Penurunan Jumlah Lalat dan Peningkatan Kesehatan Sapi
Gowa (15/11/2025) – Tim CG ICARE Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Peralatan Veteriner (BRMP Veteriner) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan aplikasi antiektoparasit topikal pada peternak sapi di Koperasi Tonasa Sukses Mandiri (Desa Tonasa) dan Koperasi Bolaromang Sejahtera Bersama (Desa Bolaromang), Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Veteriner sekaligus PJ CG ICARE, Fery Fahrudin Munier.
Kegiatan diawali dengan pertemuan bersama para peternak yang dibuka oleh PIU CG ICARE. Dalam arahannya, Fery menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan sapi potong.
“Pengendalian lalat sangat penting karena selain mengganggu ternak, lalat juga dapat menularkan penyakit dan menghambat pertambahan bobot sapi. Penggunaan spray antiektoparasit dan penerapan biosekuriti sejak akhir Oktober menjadi langkah utama untuk mendukung kesehatan ternak kita,” ungkapnya.
Setelah pertemuan, tim monev meninjau kandang dan melihat perkembangan yang positif. Jumlah lalat berkurang, perilaku sapi lebih tenang, dan peternak aktif mengisi form pemantauan penggunaan obat, yang diperiksa tim untuk memastikan kesesuaian data lapangan.
Pada hari kedua, tim yang diwakili Zaki Aminullah dan Adella Fania, bersama PIU BRMP Sulsel, melanjutkan monitoring di Dusun Parang Bobbo dan Dusun Moroanging. Para peternak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kegiatan CG ICARE. Mereka menilai program ini sangat membantu mengatasi masalah lalat yang telah lama menjadi tantangan dalam pemeliharaan sapi potong.
“Sapiku kini lebih tenang, nafsu makannya meningkat, dan lalat jauh berkurang. Bahkan flytrap yang kami pasang menunjukkan jumlah lalat jauh berkurang dibandingkan sebelum menggunakan spray antiektoparasit,” ujarMustakin, peternak dari Parang Boppo.
Di Moroanging, sapi yang sebelumnya diberikan obat cacing menunjukkan kondisi yang baik, dengan bulu lebih bersih dan nafsu makan meningkat. Salah satu peternak, Abdul Azis menambahkan, “Dengan perawatan dan pakan yang lebih baik, sapi kami sekarang lebih sehat. Beberapa peternak juga mulai menggunakan pakan silase untuk meningkatkan kualitas pakan ternak.”
Kegiatan monev ini sekaligus menegaskan komitmen CG ICARE dan BRMP Veteriner dalam mendukung kesejahteraan ternak dan produktivitas peternak di Gowa. Keberhasilan penggunaan antiektoparasit topikal dan praktik biosekuriti menjadi contoh nyata inovasi veteriner yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas peternakan sapi di Indonesia.