Capaian LTT Bantaeng Lampaui Target, BRMP Veteriner Terus Dorong Swasembada Pangan
Bantaeng, (4-5/6/26) – Komitmen Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah percepatan di daerah. Sebagai Penanggung Jawab (PJ) Program Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bantaeng, sekaligus Kepala BRMP Veteriner, Siswani, aktif mengawal berbagai agenda strategis yang mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani.
Pada 4 Juni 2026, Siswani mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), Optimalisasi Lahan (Oplah), dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan di BRMP Sulawesi Selatan. Rakor tersebut dihadiri oleh Penanggung Jawab Provinsi Sulawesi Selatan serta Direktur Jenderal Hortikultura, Taufik Ratule, yang menegaskan bahwa periode April hingga Mei merupakan fase krusial dalam menjaga capaian swasembada pangan nasional. Kondisi cuaca yang dipengaruhi potensi penurunan curah hujan dan dampak El Nino menjadi tantangan yang perlu diantisipasi melalui sinergi seluruh pihak.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kabupaten Bantaeng menunjukkan kinerja yang membanggakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa capaian luas tambah tanam pada bulan Mei telah melampaui target yang ditetapkan, yaitu mencapai 929,7 hektare dari target 887 hektare, atau setara dengan 104,81 persen. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program swasembada pangan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Siswani juga menyampaikan beberapa kendala yang masih dihadapi di lapangan, khususnya terkait belum terealisasinya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi empat Brigade Pangan di Kabupaten Bantaeng. Hingga saat ini, bantuan yang telah diterima baru berupa satu unit mesin panen Combine Harvester yang telah tiba di Brigade Pangan Cahaya Abadi. Pemenuhan kebutuhan alsintan diharapkan dapat mempercepat proses budidaya dan panen sehingga produktivitas pertanian terus meningkat.
Selanjutnya, pada 5 Juni 2026, Siswani mendampingi Kepala BRMP dalam kegiatan Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI yang dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pangan. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa berbagai usulan terkait Calon Petani Calon Lahan (CPCL), serta kebutuhan bantuan alsintan berupa Combine Harvester dan Irigasi Pompa (Irpom) bagi gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Sulawesi Selatan akan segera ditindaklanjuti. BRMP berkomitmen untuk mempercepat proses pelaksanaan bantuan guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan keberlanjutan program swasembada pangan.